Sejarah

Perayaan Imlek

Yayasan Citra Kasih Sejahtera didirikan pada tanggal 18 Oktober 1993 oleh Drs. Edward Chandra, APTK, Ibu Millyati Tantri, SH dan Ir. Peter Jaya Negara, Yayasan ini menyelenggarakan sekolah  TK-SD-SMP-SMA Santa Patricia Tangerang, dan terdaftar sebagai anggota Majelis Pendidikan Katolik Keuskupan Agung Jakarta.

Sejak bulan Oktober tahun 1993 mulai mempersiapkan IMB dan mulai pemancangan tiang pancang untuk fondasi pembangunan gedung sekolah, saat pemancangan tiang pancang pertama diberkati oleh Pastor John Tinggogou, MSc., dan disaksikan oleh Kakan Depdikbud Kecamatan Benda dan Kakan Depdikbud Kotamadya Tangerang, karena pembangunan memakan waktu selama 1 tahun dan dibangun secara bertahap,  sehingga pada pembukaan perdana pada tahun pelajaran 1994/1995 PT Duta Putera Mahkota meminjamkan 1 unit rumah untuk dipergunakan sebagai tempat belajar sementara, dan pada awal  tahun 1995 para siswa sudah menempati dan belajar di gedung sekolah yang baru.

Dengan pengalaman lebih dari 45 tahun mengelola Pendidikan di Indonesia khususnya di Sumatra Utara, sudah tentu sistem dan teknik mengelola Pendidikan kami dapat dipercayakan, sehingga Orang tua tidak perlu ragu terhadap mutu pendidikan di Perguruan Santa Patricia. 

Sarana gedung sekolah berupa bangunan permanen berlantai 4 yang berdomisili didalam komplek Duta Garden Blok G7 No. 45 – 47  Tangerang, dilengkapi Laboratorium Komputer, Laboratorium IPA, Laboratorium Fisika/Kimia/Biologi, Laboratorium Bahasa Audio Visual, Perpustakaan, Ruang seni musik dan tari, serta didukung dengan kegiatan ekstrakurikuler dan para pendidik yang professional.

Hal tersebut dapat dilihat dari hasil Akreditasi yang diadakan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN), jenjang akreditasi dari seluruh unit sekolah mulai dari TK-SD-SMP dan SMA Santa Patricia memperoleh nilai “A” (nilai Amat Baik) dari Badan Akreditasi sekolah dan Badan Akreditasi Nasional, hasil ini dicapai berkat kerja sama yang baik dari Pimpinan Yayasan, Kepala sekolah, Guru-guru dan Pegawai disetiap lingkungan. Mereka mengabdikan diri dengan sungguh sungguh berdedikasi, tanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam penyampaian materi pelajaran.

Perguruan Santa Patricia dalam berusaha untuk mengembangkan dan memajukan pendidikan serta mencerdaskan kehidupan bangsa untuk membentuk manusia yang berpendidikan, juga tak lupa mendidik para siswa menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan, berakhlak budi luhur, cakap dan terampil serta berguna bagi masyarakat bangsa dan negara.

Untuk mengantisipasi globalisasi dunia, sejak sekolah ini didirikan pendidikan teknologi informatika dan komputer telah diajarkan dengan instruktur dari BINUS Center Education Partner, sehingga setiap program yang telah diselesaikan akan mendapatkan Sertifikat dari BINUS yang dapat dipergunakan sebagai referensi melamar pekerjaan.

Kesuksesan demi kesuksesan bisa tercapai berkat kerja keras tanpa pamrih, dedikasi yang tinggi, tanggung jawab, kreatif dan inovatif dari kepala sekolah, guru dan karyawan serta pembinaan dari Dinas Pendidikan Kecamatan Benda, Dinas pendidikan Kota Tangerang dan Propinsi Banten, sehingga pada setiap tahun pelajaran kelas tamatan dalam Ujian Nasional selalu dengan hasil kelulusan 100%.

Para alumni yang sudah tamat dari SMP dan SMA Santa Patricia sudah banyak yang berhasil di tengah tengah masyarakat, menjadi dokter, pengusaha, artis dan professional yang sukses dan pajabat pemerintah. Usaha pengembangan dan pembangunan dibidang Pendidikan memang sudah menjadi program kerja lembaga untuk jangka panjang dalam mewujudkan cita-cita mencerdaskan anak bangsa yang berkesinambungan dari masa ke masa.

Beranjak dari keberhasilan selama ini kami pesankan kepada para siswa yang akan tamat tahun pelajaran ini, supaya terus berbenah diri, karena Anda semakin ditantang oleh perkembangan dunua, ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi persyaratan dan tuntutan kebutuhan untuk membangun masyarakat Indonesia yang maju, mandiri, modern dalam era globalisasi.

Gedung Sekolah


 Visi :

  •  Mengembangkan semangat percaya diri pada siswa untuk mengenal potensi diri hingga berhasil dalam pendidikan,
  • Mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan memberi dasar-dasar keterampilan hidup untuk mandiri

 Misi :

Mendidik tunas muda sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki pribadi yang bertanggung jawab & berkembang dalam kecerdasan agar siap memasuki era globalisasi – masyarakat global.

Strategi :

  •  Menyediakan sarana prasarana yang baik dalam menunjang proses pembelajaran siswa, agar tercipta metode pembelajaran yang bermutu sehingga anak didik dapat berkembang dan bertumbuh kreatif,
  • Menciptakan hubungan yang baik antara siswa-pendidik-orang tua-agar tercipta proses belajar mengajar yang baik.
  • Mengadakan kerjasama dengan tokoh masyarakat setempat, agar tercipta suasana yang nyaman dan kondusif.

Tujuan :

  •  Mempertahankan eksistensi lembaga pendidikan yang mengembangkan VISI & MISI sekolah ST.PATRICIA sehingga semakin dikenal masyarakat.
  • Mengupayakan terbentuknya pribadi yang matang sehingga berkembang menjadi pendidik yang professional sehingga mampu menciptakan suatu yang baru bagi diri sendiri dan orang lain khususnya anak didik.

 SUMBER NAMA PELINDUNG SEKOLAH

 SANTO PATRISIUS USKUP DAN PENGAKU IMAN

Latar Belakang

Patrisius lahir di Inggris pada tahun 389. Ketika berusia 16 tahun, ia diculik oleh orang-orang Irlandia dan dibawa sebagai sandera ke Irlandia. Disana Patrisius dijual sebagai budak, dan ia menganggapnya sebagai suatu jalan dari Tuhan baginya untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Kesadarannya akan cinta kasih Kristus yang besar terhadap manusia perlahan-lahan menghilangkan kebenciannya terhadap bangsa Irlandia. Ia kemudian mulai lebih mencintai bangsa Irlandia yang belum mengenal Kristus. Ia merasa prihatin akan cara hidup orang Irlandia yang kafir itu. Ia bertekad untuk membawa orang-orang Irlandia kepada Allah dengan berusaha mempertobatkan mereka.

 Santo Patricius, Uskup Pelindung Sekolah

Untuk melaksanakan tekadnya itu, ia berjuang meloloskan diri dari cengkeraman kehidupan sebagai budak. Ketika perjuangannya ini berhasil, ia pergi ke Gallia (sekarang: Perancis) untuk mengikuti pendidikan disana. Setelah menyelesaikan studinya, ia ditahbiskan sebagai imam. Tekadnya untuk mempertobatkan bangsa Irlandia mulai dilaksanakan. Ia kembali ke Irlandia sebagai misionaris Kristus. Disana ia kemudian ditahbiskan sebagai Uskup Irlandia. Ia berjuang keras untuk membawa bangsa kafir itu kepada pengenalan akan Kristus dan Injilnya. Dan ia diyakinkannya dengan perjuangan ini. Pemimpin-pemimpin Irlandia yang masih kafir berhasil di yakinkannya dengan berbagai tanda ajaib. Panglima perang beserta seluruh anak buahnya dipertobatkan dan dipermandikan. Pemuda pemudi menyerahkan diri kepada Kristus dengan mengikuti teladan Patrisius. Keberhasilan ini ditunjang dengan pembangunan sekolah-sekolah dan gereja-gereja di seluruh Irlandia. Patrisius dikenal sebagai uskup yang rendah hati dan memimpin umatnya dengan penuh kasih sayang. Ia meninggal dunia di Saul pada tahun 461.